Postingan

FANA DI DALAM KENYATAAN

T Fana dalam cahaya, Dan lebur dalam api ^Inilah yang bernama ALLAH yang sebenarnya^ ALIF-kenyataan HAYATULLAH DZAT KAF-- kenyataan ALIMULLAH . BA -- Kenyataan KUDRATULLAH RO --Kenyataan IBADATULLAH ^Inilah KeMaha Besaran TUHAN ALLAH AZZAWAZALLA^ Kalau kita simpunkan menjadi satu 1) ALLAH : Adalah Nama bagi DZAT yang WAJIBAL WUJUD AKBAR : Adalah Nama bagi SIFAT HAYATULLAH DZAT . 2) ALLAH : Nama bagi BATHIN, ALLAH TA'ALA AKBAR : Nama bagi ZOHIR Jadi yang sebenar-benarnya Takbir itu adalah  : Menunjukkan keadaan ALLAH pada MUHAMMAD ARTINYA : ZOHIR TUHAN ada pada MUHAMMAD dan BATHIN MUHAMMAD ada di TUHAN Ber'arti: Yang Menyembah juga yang disembah Maka yang berlaku dalam keadaan Sembahyang itu, adalah rahasia Allah semata - mata DALILNYA : LAYA' BUDULLAH ILLALLAH ARTINYA : TIADA YANG MENYEMBAH ALLAH, HANYA ALLAH Naiknya Nafas    -- SIFAT Turunnya Nafas -- DZAT Hilangnya Nafas -- ASMA Naiknya Nafas,   -- BUKAN HURUF Turunnya Nafas - Bukan suara

HAKIKAT PENGENALAN TUHAN

Hakikat Mengenal Tuhan ALIF: DZAT = Kuasa LAM AWAL: SIFAT = Menerima Kuasa LAM AKHIR: ASMA =Menjalankan Kuasa HA : AF'AL = Menyatakan Kuasa Hakikat lima Nabi pada diri : 1. Nabi Adam : JASAD 2. Nabi Ibrahim : HATI 3. Nabi Isa : ROH 4. Nabi Musa : MULUT 5. Nabi Muhammad : RUPA IMAM pada diri : Imam Syafi'i : PERBUATAN Imam Hambali : KATA-KATA Imam Hanapi : NIAT HATI Imam Maliki : TUJUAN MALAIKAT pada diri : JIBRIL : Menyampaikan MIKA'IL : Menghidupkan ISROFIL : Sekali mati 2x hidup ISRA'IL : Tiap-tiap hidup mati MARTABAT Diri ada 7 : DIRI ditakluki oleh HATI HATI ditakluki oleh JIWA JIWA ditakluki oleh RAHASIA RAHASIA ditakluki oleh SIFAT SIFAT ditakluki oleh ZAT ZAT ditakluki oleh ALLAH ALLAH ditakluki oleh HAMBA atau DIRI TA " 7" dalam Sembahyang : Berdiri betul : KEPALA Takbir : MATA Sedekap : TELINGA Rukuk : MULUT Tahyat : BADAN Sujud : TANGAN Salam : KAKI Titian : KASAD : Kata hati TAKRAT : Dikatakan T

KENYATAAN INSAN

Perkataan NUR Perkataan ROH ; Aku yang Awal Dia yang Awal Aku yang Akhir Dia yang Akhir Aku yang Zahir Dia yang Zahir Aku yang Bathin Dia yang Bathin Bila mana kita mengata ALLAH itu adalah MUHAMMAD ,, Bila mana MUHAMMAD mengata ALLAH itu adalah TUHAN NASAR ZAHIR NASAR BATHIN ; Api NUFUS Angin AMPAS Air TANUFUS Tanah NAFAS Kenyataan yang sebenarnya ; 1. Kenyataan Tubuh pekerjaan Hati Kenyataan Hati pekerjaan Roh Kenyataan Roh pekerjaan Nur 2. Kenyataan Nur pekerjaan Kutub Kenyataan Kutub pekerjaan Hati Kenyataan Hati pekerjaan Tubuh 3. Kenyataan Tubuh pekerjaan Hati Kenyataan Hati pekerjaan Roh INSAN ; Berjasadkan Rohani Bernyawakan Nurani Rahasia Idhafi NABI ; Berjasadkan Nurani Bernyawakan Idhafi Rahasia Rabbani NAMA-NAMA ROH ; ROH BANYAK MEMPUNYAI NAMA DAN TINGKATAN : Kalau diri manusia masih merupakan satu titik, Roh Nabati namanya. Kalau ia segumpal darah, Roh Jamadi namanya. Kalau ia segumpal daging, Roh Wajdi namanya. Kalau ia bergerak, Roh

TATKALA BISMILLAH DITURUNKAN

Tatkala bismillah diturunkan Al-kisah : ketika Bismillahirrahmanirrahim diturunkan.. Awan-awan bergerak ke timur.. Kemudian… Angin-angin menjadi tenang.. Lautan bergelora, Bintang-bintang semua mendengarkan dengan pendengarannya, Syaitan-syaitan di lempar dari langit. Demikian kehebatan ketika turunnya ayat Bismillahirrahmanirrahim. Maka tidaklah berlebihan jika ayat ini menjadi bacaan pada setiap pembukaan surah, dan ayat ini juga menjadi bacaan pada saat memulai suatu pekerjaan. Ayat ini berawal dari huruf Baa', Huruf Baa' .. akan tidak bermakna apa-apa jika tidak mempunyai titik, Maka pada titik itulah Rahasia dari segala Rahasia ini di mulai.. Orang dapat membaca ayat AlQur'an tanpa baris.. Namun kita tidak dapat membaca ayat tanpa titik.. AlQur'an itu hanya dapat di baca jika ada mempunyai titik-titik-nya Setelah itu barulah datang huruf yang pertama yaitu : ALIF. Di dalam Al-Quran hanya ada tiga titik.. Huruf ber-titik yang ada dalam Al Qura

HAKIKAT DISEBALIK ISA A.S

Ketahuilah Nabi Isa telah dikandung oleh seorang dara perawan bernama Maryam melalui kekuasaan Tuhan, maka nabi isa As dianggap sebagai manusia dan sekaligus anak Tuhan. Hal yang tidak dapat dipahami dengan akal ini kemudian diterima dengan keimanan karena menyadari bahwa bagi tuhan segala sesuatu adalah mungkin. Bahwa,,, Semua kepercayaan Monoteis menganggap bahwa Tuhan adalah Maha pencipta, pemelihara, mencintai dan mengasihi serta melindungi umat manusia. Yang menarik dari Monoteis kristen adalah bahwa mereka menerima suatu 'trinitas' dimana menurut mereka bersama tuhan dan nabi Isa As ada 'pihak ketiga' yakni Ruhul Kudus. Tuhan diterima sebagai Bapak, nabi Isa As sebagai Anak dan perawan Maryam walaupun bukan termasuk dari Trinitas namun menempati kedudukan penting karena di pandang sebagai perantara. Ruhul Kudus inilah yang bekerja demi kebaikan umat manusia, Ruhul kudus berbeda dari bapak dan anak, namun bagian yang tidak terpisahkan karena mempunyai sifa

DZAT WAJIBUL WUJUD

Maha suci Allah dari segala macam perumpamaan. Walaupun demikian di dalam Al Qur’an, keberadaan wujud Allah merupakan keberadaan wujud yang paling dimanifestasikan. Setiap yang berwujud akan mempunyai nama dan sifat. Tuhan adalah Cahaya langit dan bumi. Perumpamaan Cahaya Allah adalah seperti rongga dalam dinding. Dalam rongga itu ada pelita. pelita itu dalam bola kaca. Kaca itu laksana bintang berkilau. Dinyalakan dengan minyak zaitun yang diberkati, yang tumbuhnya bukan di timur dan bukan di barat, yang minyaknya saja hampir-hampir berkilau dengan sendirinya, walaupun api tidak menyentuhnya. Cahaya di atas Cahaya. Allah menuntun dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa saja yang dia kehendaki dan Allah membuat perumpamaan bagi manusia. Allah Maha Mengetahui segalanya (An-Nur 24 : 35). (Cahaya itu menerangi) rumah-rumah di dalamnya Allah berkenan untuk dihormati dan disebut Namanya dan bertasbih di waktu pagi dan petang (A-Nur 24 : 36). Keberadaan (eksistensi, kehadi

KEESAAN DZAT

Dalam KeEsaanNya Dzat mempunyai bermacam-macam Asma dan bermacam-macam Sifat. Keberagaman Asma dan Sifat tidak menyebabkan Dzat bertambah menjadi lebih dari satu. Dalam ke Esaan Nya, Dzat tidak menjadi berjenis-jenis. Sifat yang beragam, pasangan dan juga kebalikkannya adalah satu didalam aspek keEsaan Dzat. Misalnya Sifat Jamal-Terang dan Jalal-Gelap, Asma Hadi ( Yang Memberikan Petunjuk ) dan Asma Mudzil ( Yang Menyesatkan ), dimana Asma yang satu tidak mengganggu Asma yang lain. Dengan demikian : Siapapun yang telah diberi petunjuk Allah, maka tak ada sesuatu apapun yang bisa menyesatkannya,dan siapapun yang telah disesatkan Allah, Rosulullahpun tidak bisa meluruskannya. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang dapat petunjuk dan barang siapa yang disesatkan-Nya,maka kamu tidak akan mendapat seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepada-Nya (Al-kahfi 18 : 17) Siapa-siapa yang dikehendaki Allah dibiarkan-Nya sesat, siapa-siapa yang dikehenda

RAHASIA KEHIDUPAN

Nafas adalah rahasia dari hidup dan kehidupan, dengan nafas yang benar tidak ada sesuatu apapun di alam semesta ini yang tidak bisa di transformasikan semenjak nyawa di masukkan ke dalam jasad manusia kedalam rahim ibunya hingga lahir kedunia, tidak sedetikpun nafasnya berhenti berzikir kepada diri si empunya diri (Tuhan alam semesta) Apakah yang disebut nyawa ? Nyawa adalah nafas rahasia, nyawa itu dijadikan dari jauhar basita, jika hilang nyawa diantara jasmani dan rohani maka seseorang itu akan mengalami apa yang di sebut mati, dan bahwa sesungguhnya nyawa itu terdiri dari 4 unsur kehidupan, NAFAS, AMFAS, TANAFAS, NUFUS **** **** Dan sesungguhnya hidup nafas itu karena amfas, hidup amfas itu karena tanafas, dan hidup tanafas itu karena nufus, dan hidup nufus itu dengan rahasia, dan rahasia itu adalah diri rahasia Allah SWT yaitu diri bathin kita, seperti firman Allah SWT di dalam hadis qudsi yang artinya : “manusia adalah rahasia ku, dan dirikulah rahasianya" NAFAS :

AKU MAHA MELIPUTI

"Sadaraku, Muslimin dan muslimat ,Jika kau telah mengenal diriMu yang Sejati maka kau bukan lagi seonggok daging atau sekujur tubuh Apabila saat perkenalan itu telah tiba atau hari terahirmu, maka zikirMu tak lagi dengan suara atau dengan gerak, tetapi zikirMu adalah melihat siapa yang kau ingat, Kau akan melihat wajah Allah dimanapun kau berada, dan kau tak lagi akan melihat mati itu satu kematian, karena sesungguhnya ketika itu kau menyusuri ruang waktu, ketika itu kau adalah cahaya Allah di bumi ini Dan kau akan tetap menjadi cahaya milik Allah saat di akhirat nanti, dan sesungguhnya karena kau adalah milik Allah, terserah kepada Allah mau dibuat apa engkau itu karena kembali kepada AsalMu, Setelah itu baru apa yang kelihatan itu akan berwajah kau, dan disitu jugalah keadaan yang mana yang memandang dan yang dipandang itu adalah kau yang esa, Kau melihat wajahMu sendiri ketika pandang memandang itu. Jikalau kau sudah paham dan yakin segala sesuatu selain kau telah fana, itula

SEMBAHYANG TAQWA

PERTAMA" Setiap manusia yang melakukan sembahyang wajib mengaku sebagai manusia yang sempurna, yaitu Insan kamil . Karena itu sesiapa yang tidak sembahyang maka ia bukanlah manusia yang sempurna, yang berarti ia bertaraf makhluk sebagaimana Azazil yang telah berkhidmat dengan Tuhan selama 12,000 tahun kepada Tuhan kemudian berakhir dengan durhaka kepadaNya. KEDUA". Durhakanya Azazil kepada Tuhan karena tidak mengetahui rahasia perintah tunduk kepada Adam a.s oleh Allah SWT, artinya tidak mau sembahyang dan akhirnya ia terus dilaknat oleh Allah dengan nama syaitan bertaraf iblis. . KETIGA". Sembahyang itu adalah untuk mempraktikkan ikrar dan janji kita semasa di Alam Roh. Ia bukanlah membawa kepada masuk ke syurga, hanya menunaikan ikrar dan janji rahasia tunduk di Alam Roh dan rahasia masuknya peristiwa Rohani kedalam jasad bayi kedalam perut ibu yakni tanda Ubudiah (pengabdian seorang hamba). Firman Allah yang bermaksud: "Dan tepatilah perjanjian dengan Allah

ALLAH, MUHAMMAD, ISLAM, ALQURAN DAN SHOLAT

*ALLAH adalah nama, tuhan derajatnya, dan hakekatnya adalah Dzat, Dzat inilah yang haq, sebelum ada awal dan sebelum ada apa yang namanya "tidak ada apa-apa" hanya DIA semata-mata, kemudian di tajalikannya nur Allah ini, dari kata Allah yaitu Alif, Lam, Lam Ha mengartikan Allah, Lillahi, Lahu, Hu semua kembali kepada ZatuliHaq, Tasjid pada kata Allah mengartikan Nur ala Nur yang artinya diatas nur ada nur inilah ZatullHaq itu, bukankah jelas dikatakan Qul Hu Allahu Ahad = katakan DIA allah itu Satu? Atau Bismillahilazi La Illallah Illa HU = Dengan nama Allah tapi Tidak ada Allah Kecuali DIA, ini semua mengartikan bahwa dengan nama Allah lah maka kalian mengenalKU, bukankah Nama dengan yang punya nama itu berbeda? Lalu kenapa kita selalu permasalahkan tentang nama ini? Bisa saja dengan Dzat yang sama tapi orang lain menyebutnya dengan nama yang berbeda bukan? Apakah ini salah? La sautin = Tidak ada nama yang terucap Wa La Harfun = dan tidak ada huruf yang bisa ditulis, itulah

MARTABAT MANUSIA SEJATI

"Jauhar awal ini sifatnya terang benderang, cahayanya gilang gemilang yaitu gulungan Dzat bersama sifat yang Maha Suci, setelah itu barulah ada ASMA ALLAH, dimana dinyatakan bahwa : JAUHAR AWAL ISINYA ADALAH : Ruh Ilmu Rasulullah... BENDA RASULULLAH ITU : Merah, kuning, putih dan hitam... DAN CAHAYA YANG EMPAT ITU DISEBUT : Hakikat Adam... BARANG GHAIB YANG DISEBUT : Ismu Dzat... . BIBIT ALAM ZAHIR ATAU ASMA MAHA SUCI, SATU ASMA ALLAH TA'ALA Adalah : Sifat Ruh (Adam Hakiki) menjadi, Sifat Iradat Allah Ta'ala . Sifat dan Asma Allah Ta'ala yaitu JAUHAR AWAL RASULLULLAH (satu cahaya halus yangg mencukupi untuk seluruh ciptaan) . Sifat Qudrat yang menghidupkan manusia, Sifat Iradat (Ruh) Yang menjadikan : RUHUL BASHAR=penglihatan RUHUS SAMMA= pendengaran RUHUN NAFASI= penciuman RUHUL KALAM= perkataan . Jadi, manusia berasal dari Qudrat dan Iradat Allah Ta'ala. . Tidak ada jarak (Dari roh) Wujud rupa jasad, kembali kepada SIFAT FITRAH RUH Suci dan be

TANYA JAWAB PERKARA SEMBAHYANG

PERTAMA.. "Apakah maksud Solat? Jawab = Maksud sholat adalah menyembah dzat, memuji Asma dan mengakui Af'al Allah. . KEDUA.. Apakah kesempurnaan sholat? Jawab = Kesempurnaan sholat apabila kerja­-kerja yang mengandungi: 1. Kerja-kerja hati (Qalbi) 2. Kerja-kerja lidah (Qouli) 3. Kerja-kerja pergerakan anggota (Fe'li) . KETIGA.. Apakah kandungan rukun Qalbi, Qouli dan Fe'li? Jawab = Adapun kandungan rukun Qalbi itu dua perkara; 1. Niat 2. Tertib Rukun Qouli itu lima perkara; 1. Takbiratul Ihram 2. Membaca Al-Fatihah 3. Membaca Tahiyat Akhir 4. Selawat Nabi pada tahiyat Akhir 5. Mengucap salam yang pertama Rukun Fe’li itu enam perkara; 1. Berdiri betul 2. Ruku' 3. Iktidal 4. Sujud 5. Duduk diantara dua sujud 6. Duduk membaca Tahiyat Akhir . EMPAT.. Apakah kandungan niat (hakikat niat)? Jawab = Kandungan niat itu adalah perkara yang berkait dengan ilmu qashad, taaradh dan ta'ayien 1. Qasad - menyehajakan kerja solat 2. Taaradh - menyataka