WILAYAH NOL

Ketika Si Hamba masuk dalam Wilayah Nol (Yang Maha Ada Yang Menghendakinya Untuk Nol),
semua tidak menjadi acara :
Yang membenci maupun orang yang dibenci
Yang difitnah maupun yang menfitnah
Yang dikritik maupun yang mengkritik
Yang dihina maupun yang menghina
Yang dimusuhi maupun yang memusuhi
Yang memuji maupun yang dipuji
Yang disanjung maupun yang menyanjung
Yang kaya maupun yang miskin
Yang pandai maupun yang bodoh
Yang mulia maupun yang terhina
PADA HAKIKATNYA SEMUA ITU TIDAK ADA (NOL).
.
Karena semua adalah permainan, pelakon, dan sandiwara belaka!
"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau"
(QS. Muhammad : 36)
.
Karena yang ada hanya Dia, Dialah yang Maha Ada, Sang Sutradara dan Sang pelakon dalam kehidupan ini.
Semuanya selain Dia adalah pelaku-pelaku sandiwaraNYA, kita adalah sebagai pemain atau pelaku sandiwara dalam kehidupan ini Karena hakikatnya semua adalah tiada, bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa
.
Maka Ketika aku didalam diri lebur, maka muncullah AKU yang Hakiki yang Wujud
Ketika AKU didalam diri ini Mati, maka muncullah AKU yang Hakiki yang Hidup
Ketika AKU SEJATI (Tuhan) muncul, maka tiadalah aku (Nol) karea tidak mungkin AKU SEJATI (Tuhan) bersanding dan bersekutu dengan ciptaanNYA
.
LAA ILLAHA ILLALLAH WAHDAHU LAASYARIIKALAH
"TIADA TUHAN SELAIN ALLAH YANG MAHA ESA DAN TIADA SEKUTU BAGINYA"
.
Ketika manusia lebur kedalam keesaannya (Nol) maka kekuatan Kehambaan muncul pada Diri Manusia, sehingga timbullah perasaan Nol, tidak mampu, tidak boleh merasa apa-apa, karena semuanya adalah ciptaanNya dan kehendakNya.
.
"Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu".
(QS. Ash Shaaffaat : 96)
.
Karena sesungguhnya diri ini perlu kepada AKU yang hakiki (Sang Pencipta)
Sebab Aku ada karena AKU yang hakiki yang mengadakan, karena aku (diri ini) bukanlah apa-apa dan bukanlah siapa-siapa (Nol).
Maka sumber dari semua kehidupan, ilmu pengetahuan, bahkan agamapun berasal dari AKU HAKIKI bagi yang mampu melebur kepadaNYA (Nol). Maka bahgialah bagi diri yang hina ini bila dikaruniai untuk lebur (Nol) kedalam samudera Tauhid.

Postingan populer dari blog ini

KUNCI RAHASIA KUN FAYAKUN

NAFAS LAM JALALAH

MAKNA RAHASIA ALIF