EMPAT TINGKATAN PUJIAN

Ada empat (4) pembagian tingkatan pujian:
1). PUJI HADIST 'ALAL HADIST
Puji yang baru atas yang baru Seperti membaca ayat Al Qur'an mengucapkan baru, sedangkan tulisannya baru yang dapat ditulis oleh manusia.
2). PUJI HADIST 'ALAL QODIM
Puji yang baru atas yang Qodim Yang lazim memujikan Tuhan Yang Maha Kuasa atas kebenarannya, atas kemurahannya Tuhan dll.
Puji yang ini adalah yang biasa diamalkan oleh ahli Fikih yaitu ilmu Syariat.
3). PUJI QODIM 'ALAL QODIM
Puji yang Qodim atas yang Qodim Ialah puji Allah Ta'ala memuji atas Allah Ta'ala, inilah pekerjaannya umat manusia yang telah mendapatkan ilmunya Wali Allah, Nabi-nabi yang telah mendapatkan ma'rifatnya. Dapat dilakukan pada SHALAT FATUL MUTLAQ yang wajib atas mereka.
4). PUJI QODIM 'ALAL HADIST
Puji yang Qodim atas yang Hadist Puji Allah Ta'ala atas yang baru, yaitu bila Tuhan seru sekalian Alam telah menunjukkan (memperlihatkan) sifatnya suatu CAHAYA YANG TERANG BENDERANG, YANG DINAMAKAN JOHAR AWAL.
Seperti Allah telah memperlihatkan sifatnya atas Rosulullah SAW, Auliyah Allah serta kepada sekalian penganutnya.
Ilmu inilah yang penting dicari oleh umat manusia Yang beragama. Dengan ilmu ini baru kita percaya serta dapat memenuhi akan kalimat=
"INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJI'UUN ".
Bagi Allah Ta'ala dan kembali kepada Allah Ta'ala bagi semua umat manusia asal dari Cahaya harus kembali kepada Cahaya yang terang benderang,
iàlah Sifatullah yang dinamakan JOHAR AWAL.

Postingan populer dari blog ini

KUNCI RAHASIA KUN FAYAKUN

NAFAS LAM JALALAH

MAKNA RAHASIA ALIF