RIADAT (AR-RIYADAH)
Dalam Tasawuf : latihan kerohanian dengan menjalankan ibadah dan menundukkan keinginan nafsu syahwat. ... Menurut kalangan Tasawuf, riadat dalam arti tersebut pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW ketika ber "Khalwat" di Gua Hira dengan melatih diri, mengasah jiwa, berzikir, merenung, memperhatikan kejadian alam dan susunannya, dan memperhatikan segala keadaan masyarakat yang penuh kejahilan dan kerusakan dalam berbagai aspek kehidupan. ... keadaan masyarakat tersebut menimbulkan keprihatinan Nabi SAW yang mendalam. karena itu ia hidup serba prihatin. kemudian datanglah wahyu yang di bawa oleh jibril. Setelah menjadi rasul, ia tetap menjalankan riadat, melawan hawa nafsu (mujahadat, dan tekun beribadah seperti melakukan salat tahajud sampai jauh malam sehingga kakinya membengkak. ketika di tanyakan istrinya Aisyah, mengapa ia beribadah sekuat itu, Nabi SAW menjawab bahwa ia ingin menjadi hamba Allah SWT yang bersyukur, bukan karena ingin di ampuni dosa-dosanya (HR. Ahmad...