ISYARAT PERKATAAN EMPAT SAHABAT RASULULLAH

Saidina Abu Bakar Siddik r.a :
"Tidak aku lihat pada Wujud sesuatu dan hanyalah aku lihat kebenaran Allah Ta'ala semata-mata Dahulunya".
.
Umar bin Khattab r.a :
"Tidak aku lihat pada Wujud sesuatu dan hanyalah aku lihat kebenaran Allah Ta'ala semata-mata Kemudiannya".
.
Usman bin Affan r.a :
"Tidak aku lihat pada Wujud sesuatuhanyalahaku lihat kebesaran Allah Ta'ala semata-mata Besertanya".
.
Ali bin Abi Talib r.a :
"Tidak Aku lihat pada Wujud sesuatu hanyalah aku lihat kebesaran Allah Ta'ala semata-mata Maujud Padanya".
.
Itulah isyarat-isyarat ayat Al Qur'an
WAKULLI HAMDULILLAH SAYURIKUM AAYAATIHI FAAKHIRU NAHA
"Dan ucapkanlah puji bagi Allah karena sangat nampak bagi kamu pada Wujud diri kami itu sendiri, akan tanda tanda kebesaran Allah Ta'ala, supaya kamu dapat mengenalnya"
.
Sabda Nabi Muhammad SAW :
MAMTALABAL MAULA BIKHAIRI NAFSIHI FAKADDALLA DALALAM BAIDA
"Barang siapa Mengenal Allah Ta'ala diluar dari pada Mengenal hakikat dirinya sendiri., maka sesungguhnya adalah ia sesat yang bersangat sesat".
.
Karena hakikat diri yang sebenarnya, baik Rohani dan Jasmani tidak lain adalah Wujud kesempurnaan Tajalli NUR MUHAMMAD itu semata-mata. Maka apa-apa nama segala yang Maujud pada Alam ini, baik pada Alam yang Nyata dan Alam yang Ghaib adalah semuanya Nama Majazi bagi kesempurnaan Tajalli NUR MUHAMMAD.
.
Adapun makna Syahadat itu adalah :
"ASYHADUALLA ILAAHA ILLALLAH"
Naik Saksi Aku Bahwasanya Rohku dan Jasadku Tidak lain, Melainkan Wujud Kesempurnaan Tajalli NUR MUHAMMAD Semata-Mata.
.
"WA ASYHADUANNA MUHAMMADAR RASULULLAH"
Dan Naik Saksi Aku Bahwa Hanya MUHAMMAD RASULULLAH Itu Tiada lain, Melainkan Wujud Kebenaran Tajalli NUR MUHAMMAD Yang Sebenar-Benarnya.
.
Maka kesempurnaan Musyahadah, Murakabah, dan Musyafahah, yakni Ke-Esa-an pada Diri Yaitu pada keluar masuknya Nafas..
Tidak ada lagi "LAA"
Tetapi hanya "ILLAHA"
Tidak lain Nafsi "ILLAHU"
Melainkan Wujud kebesaran NUR MUHAMMAD semata mata.

Postingan populer dari blog ini

KUNCI RAHASIA KUN FAYAKUN

MA'UL HAYAT (air kehidupan)

NAFAS LAM JALALAH