MENGENAL ALLAH DAN MUHAMMAD
ZAT ALLAH itu MELIPUTI Segala DIRI Manusia . .
SIFAT itu adalah menunjukkan hal Keadaan DZAT . .
ALIF itu adalah TUBUH DZAT Yang melakukan semua AF'AL . .
AF'AL itu ialah semua PERBUATAN Manusia . .
Firman Allah :
"DIA MELIPUTI SEGALA SESUATU"
(Al-Fushilat:54)
ALIF itu adalah DIRI bagi SIFAT DZAT Yang NAMANYA ialah ALLAH . .
Berdirinya manusia ibarat Huruf ALIF Yang Lurus.
Ini adalah AWAL DAN AKHIRNYA DIRI Manusia.
DZAT Adalah Martabat KOSONG atau TIADA Yakni Walaupun Nampak KOSONG tetapi PENUH melimpah . .
AF'AL adalah Martabat ALIF Yang BERDIRI Tegak menyatakan DIRI,
TUHAN itu berdiri dengan sendirinya Bila DZAT meliputi Manusia itu terjadilah DIRINYA Berdiri dengan Sendirinya.
MENGENAL MUHAMMAD
Adapun untuk mengenal Muhammad adalah melalui TITIK NOKHTAH bernama SIFAT YANG AKHIR bagi DIRI DZAT bernama MANI kepada Manusia.
Daripada MANI Setitik menjadilah Darah, Daging, Tulang, Urat sehingga cukup SIFAT-SIFATNYA bernama INSAN atau BAYI.
Ketika inilah RUHUL QUDDUS atau DZAT ALLAH - BERKAMIL didalam INSAN.
Maka hiduplah BAYI dengan nama INSAN KAMIL ataupun ADAM yakni manusia yang membawa SIFAT TUHAN YANG ZAHIR dan YANG BATIN.
Itulah DZAT . .
Bila disebut Kalimah ALLAH maka Kalimah MUHAMMAD tidak dapat dipisahkan.
Maka zahirlah Rukun ISLAM yang Pertama Yaitu
"KALIMAH SYAHADAH" . .
Kalimah Syahadah ialah ucapan DIRI menyatakan DZAT itu ialah ALLAH dan ucapan menyaksikan DIRI (kita sendiri) adalah SIFAT ALLAH.
Kalau benarlah Kalimah TAUHID itu bermaksud KENYATAAN DZAT ALLAH dan Kalimah RASUL itu menunjukkan SIFAT ALLAH maka apa pula hubungan kaitannya DZAT ALLAH dan SIFAT ALLAH dengan Manusia ?
ALLAH itu Nama bagi DZAT dan Ia Meliputi sekalian manusia MENGENAL DZAT
Walau macam mana tajuk ditulis atau dicakapkan pun DZAT DAN SIFAT ALLAH tetap tidak dapat dipisahkan.
Dan eloklah kitab ini mengenalkan kepada pembaca apakah itu DZAT-SIFAT - ASMA DAN AF'AL.
DZAT itu adalah sesuatu yang TIDAK DAPAT DINYATAKAN atau DITUNJUKKAN.
Karena apa?
Karena ia adalah RAHASIA dan RAHASIA inilah yang WAJIB bagi Umat MUHAMMAD yang beriman MENCARINYA.
Siapa jua yang (menceritakan tentang) DZAT, maka memanglah susah untuk DISEBUT akan SIFATNYA . .
bagaimana dan macam mana karena kalau DISEBUT bagaimana RUPANYA DZAT itu sudah pergi pada SIFAT.
Bercerita tentang DZAT sabenarnya menceritakan tentang SIFAT.
Kita menceritakan sebenarnya tidak dapat menyebut atau menjelaskan apakah itu DZAT.
Firman Allah :
AL- INSAN.
Bukanlah telah datang atas manusia satu waktu dari masa sedang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut.
Yang merupakan sesuatu yang Tidak Dapat Disebut itulah DZAT.
Dan Allah telah Berfirman bahwa ketika belum zahirnya manusia , manusia telah lama Wujud (tetapi bukan wujud dalam rupa sekarang)
bergelar manusia.
Ketika itu diri manusia adalah DZAT.
Benarkah diri manusia asalnya ZAT ?
"DAN SESUNGGUHNYA KAMU TELAH MENGETAHUI PENCIPTAAN YANG PERTAMA, MAKA MENGAPAKAH KAMU TIDAK MENGAMBIL PELAJARAN (UNTUK PENCIPTAAN YANG KEDUA)" ?
ALWAQI'AH 62
SIFAT itu adalah menunjukkan hal Keadaan DZAT . .
ALIF itu adalah TUBUH DZAT Yang melakukan semua AF'AL . .
AF'AL itu ialah semua PERBUATAN Manusia . .
Firman Allah :
"DIA MELIPUTI SEGALA SESUATU"
(Al-Fushilat:54)
ALIF itu adalah DIRI bagi SIFAT DZAT Yang NAMANYA ialah ALLAH . .
Berdirinya manusia ibarat Huruf ALIF Yang Lurus.
Ini adalah AWAL DAN AKHIRNYA DIRI Manusia.
DZAT Adalah Martabat KOSONG atau TIADA Yakni Walaupun Nampak KOSONG tetapi PENUH melimpah . .
AF'AL adalah Martabat ALIF Yang BERDIRI Tegak menyatakan DIRI,
TUHAN itu berdiri dengan sendirinya Bila DZAT meliputi Manusia itu terjadilah DIRINYA Berdiri dengan Sendirinya.
MENGENAL MUHAMMAD
Adapun untuk mengenal Muhammad adalah melalui TITIK NOKHTAH bernama SIFAT YANG AKHIR bagi DIRI DZAT bernama MANI kepada Manusia.
Daripada MANI Setitik menjadilah Darah, Daging, Tulang, Urat sehingga cukup SIFAT-SIFATNYA bernama INSAN atau BAYI.
Ketika inilah RUHUL QUDDUS atau DZAT ALLAH - BERKAMIL didalam INSAN.
Maka hiduplah BAYI dengan nama INSAN KAMIL ataupun ADAM yakni manusia yang membawa SIFAT TUHAN YANG ZAHIR dan YANG BATIN.
Itulah DZAT . .
Bila disebut Kalimah ALLAH maka Kalimah MUHAMMAD tidak dapat dipisahkan.
Maka zahirlah Rukun ISLAM yang Pertama Yaitu
"KALIMAH SYAHADAH" . .
Kalimah Syahadah ialah ucapan DIRI menyatakan DZAT itu ialah ALLAH dan ucapan menyaksikan DIRI (kita sendiri) adalah SIFAT ALLAH.
Kalau benarlah Kalimah TAUHID itu bermaksud KENYATAAN DZAT ALLAH dan Kalimah RASUL itu menunjukkan SIFAT ALLAH maka apa pula hubungan kaitannya DZAT ALLAH dan SIFAT ALLAH dengan Manusia ?
ALLAH itu Nama bagi DZAT dan Ia Meliputi sekalian manusia MENGENAL DZAT
Walau macam mana tajuk ditulis atau dicakapkan pun DZAT DAN SIFAT ALLAH tetap tidak dapat dipisahkan.
Dan eloklah kitab ini mengenalkan kepada pembaca apakah itu DZAT-SIFAT - ASMA DAN AF'AL.
DZAT itu adalah sesuatu yang TIDAK DAPAT DINYATAKAN atau DITUNJUKKAN.
Karena apa?
Karena ia adalah RAHASIA dan RAHASIA inilah yang WAJIB bagi Umat MUHAMMAD yang beriman MENCARINYA.
Siapa jua yang (menceritakan tentang) DZAT, maka memanglah susah untuk DISEBUT akan SIFATNYA . .
bagaimana dan macam mana karena kalau DISEBUT bagaimana RUPANYA DZAT itu sudah pergi pada SIFAT.
Bercerita tentang DZAT sabenarnya menceritakan tentang SIFAT.
Kita menceritakan sebenarnya tidak dapat menyebut atau menjelaskan apakah itu DZAT.
Firman Allah :
AL- INSAN.
Bukanlah telah datang atas manusia satu waktu dari masa sedang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut.
Yang merupakan sesuatu yang Tidak Dapat Disebut itulah DZAT.
Dan Allah telah Berfirman bahwa ketika belum zahirnya manusia , manusia telah lama Wujud (tetapi bukan wujud dalam rupa sekarang)
bergelar manusia.
Ketika itu diri manusia adalah DZAT.
Benarkah diri manusia asalnya ZAT ?
"DAN SESUNGGUHNYA KAMU TELAH MENGETAHUI PENCIPTAAN YANG PERTAMA, MAKA MENGAPAKAH KAMU TIDAK MENGAMBIL PELAJARAN (UNTUK PENCIPTAAN YANG KEDUA)" ?
ALWAQI'AH 62