HAKIKAT ILMU ADALAH IMAN

Suatu ANUGRAH dari ALLAH TA'ALA kepada Manusia Yang paling Mulia NABI MUHAMMAD SAW,
Manusia Yang Tidak Mempunyai Bayangannya Sendiri, Manusia Yang Tidak Pernah Menguap, Manusia Yang Lahir Dalam Keadaan Sudah Di Sunat, Setiap LANGKAHNYA di Rindukan oleh BUMI, Di Berinya ILMU dan KEIMANAN Yang SEMPURNA (Ruh Ilmu Rasulullah) Dipersiapkan JASAD dan JIWANYA Untuk Menerima MU'JIZAT Terbesar Yaitu AL-QUR'AN dan Sebagai Nabi Penutup AKHIR JAMAN (Jasad) RAHMATAN LIL ALAMIN . .
RAHMAT BAGI SELURUH ALAM . .
Di Utus Untuk Membersihkan AKHLAQ BATHIN Manusia Dari Berhala.
Bergelar "RASULULLAH SHALALLAHU 'ALAIHI WASSALAM".
Sifatnya ; SIDDIQ, AMANAH, FATHANAH dan TABLIGH.
Sebagai Pembawa RISALAH/NUBUWWAH Yang MA'SUM JASAD dan JIWANYA, SUCI dan BERSIH dari IDAJIL, IBLIS, SETAN dan JIN, Isinya Adalah 10 MALAIKAT dan RAHMAT. Semua 25 NABI dan RASUL Bertindak Bukan berdasarkan HAWA NAFSU, Tapi Berdasarkan Risalah NUBUWWAH KENABIAN, Yang Isinya Adalah RUH ILMU RASULULLAH.
Orang Yang TAAT Kepada Perintah-Nya Senantiasa Kuat Melakukan IBADAH dan Meningkatlah Kekuatan RUHANINYA. Dia Akan Kuat Untuk Menyerahkan Semua Urusan Kehidupannya Kepada ALLAH Saja. Dia Tidak Lagi Takut Apapun Yang Menimpanya. Dia tidak lagi Tergantung Kepada Sesama MAKHLUK. Hatinya TEGUH dan IKHLAS Dengan Semua Ketentuan-Nya.
BAHAYA dan BENCANA Sehebat Apapun Tidak lagi Menggugat IMANNYA dan KENIKMATAN DUNIAWI Tidak lagi Menggelincirkannya. Baginya SUKA dan DUKA, BENCANA dan KEBERUNTUNGAN Sama Saja, Karena ini TAKDIR Yang Sudah Ditentukan ALLAH Untuknya, dan TAKDIR-NYA Kepadanya Pasti Yang Terbaik.
Orang Yang Seperti ini Senatiasa di dalam Penjagaan ALLAH, Karena Dia Telah Menyerahkan DIRINYA Kepada ALLAH dan RASULULLAH.
ALLAH Menganugerahi Orang Ini Dengan Kemampuan Untuk Melihat Dengan MATA HATI dan Bertindak Melalui PETUNJUK LADUNNI (Ilham), Tidak lagi Melalui Pikiran, KEHENDAK DIRI SENDIRI atau ANGAN-ANGAN. Pandangan MATA HATI Kepada hal KETUHANAN Memberi Kesan Kuat Kepada HATINYA (qalbunya).
Dia Mengalami Suasana Yang Menyebabkan Dia Menafikan PERWUJUDAN DIRINYA dan DI ISBATKAN-NYA Kepada WUJUD ALLAH TA'ALA.
Suasana Ini Timbul Akibat HAKIKAT KETUHANAN Yang Dialami oleh HATI.
Dia Merasakan Benar-Benar Akan KEESAAN dan KUASA-NYA ALLAH, Bukan Sekadar Mempercayainya.
HAKIKAT Sesungguhnya Hanya Bisa di Alami Dengan MATA BATHIN.
MATA BATHIN MELIHAT Atau MENYAKSIKAN KEESAAN TUHAN dan HATI Merasakan Akan Keadaan KEESAAN itu. MATA BATHINNYA MELIHAT Kepada WUJUD-NYA, Tidak lagi MELIHAT Kepada WUJUD DIRINYA. Orang Yang di dalam Suasana seperti ini telah Transenden Dari SIFAT-SIFAT Kemanusiaan. Orang Yang Mencapai Tingkat ini Dikatakan Telah Mencapai MAQOM MA'RIFAT SEJATI , RUH IMAN.
HATINYA Jelas Merasakan Bahwa Tidak Ada Yang BERKUASA Melainkan DIA dan Segala Sesuatu Datangnya dari ALLAH.
Perjalanan Spiritual Manusia Akan Melalui Beberapa Tingkatan Dalam Proses Mengenal TUHAN,
Pertama Terbuka MATA BATHIN dan CAHAYA QALBU Memancar Menerangi AKALNYA. Seorang yang AKALNYA diterangi CAHAYA QALBU Akan Melihat Betapa Dekatnya TUHAN. Dia MELIHAT Dengan ILMUNYA dan Mendapat Keyakinan Yang Dinamakan ILMUL YAQIN. MATA BATHIN Yang Telah Terbuka Dinamakan MUSYAHADAH.
MUSYHADAH Melahirkan PENGENALAN atau MA'RIFAT.
NUURUN ALA NUURIN Menerangi HATI Yang BERSIH - AKAL Ditunjang DALIL > Melihat hakikat WUJUD ALLAH TA'ALA = TAUHID HAKIKI Melahirkan KESADARAN MURNI / PERASAAN MURNI SHOLAT Itu SUCI, RUH SHOLAT SUCI, AL-QUR'AN SUCI, RUH SAMAWI Itu SUCI, Sehingga di Perlukan Persiapan Kebersihan Untuk Masuk Arena SHOLAT, Segala Beban dan Permasalahan DUNIAWI Sudah Harus Ditinggalkan, Yang Ada hanyalah Pasrah, pasrah Dalam Arti Manusia Tidak Memiliki KUASA Apapun, Ibaratnya, Jika Sesaat lagi NYAWA Akan di cabut, Sudah Tidak Ada lagi Yang Dicintainya Karena RASA DUNIA Sudah Terganti Dengan RASA AKHIRAT, IMAN DUNIA Sudah Terganti Dengan IMAN AKHIRAT...
"ALASTUBIRAFBIKUM QOLU BALA SYAHIDNA"
(Bukankah aku ini Tuhanmu ? Betul engkau Tuhan kami, kami menjadi saksi)
"AKU BERLINDUNG DENGAN RIDHO-MU DARI AMARAH-MU, DAN AKU BERLINDUNG DENGAN AMPUNAN-MU DARI MURKA-MU DAN AKU BERLINDUNG KEPADA-MU DARI-MU".

Postingan populer dari blog ini

KUNCI RAHASIA KUN FAYAKUN

MA'UL HAYAT (air kehidupan)

NAFAS LAM JALALAH