ASAL KITA
ADAPUN ASAL KITA IALAH :
PERTAMA : NUQAD (noktah) ALIF
KEDUA : NUQAD RASA
KETIGA : NUQAD MANIKEM
.
ALLAH TA'ALA Menjadikan Pohon NUQAD, Yaitu sekalian NUQAD, dia menjadikan "WADI, MADI, MANI, MANIKEM", Yang mana KeEmpat-Empat tersebut itulah Asal pada kita.
Sementara MANI menjadi Empat, Yaitu ; "MIM HA MIM DAL, ALIF LAM LAM HA",
SATU ALLAH SATU MUHAMMAD (8huruf) itu bersyarikat (berpadu menjadi satu) berkamal menjadi ESA semata-mata.
Sekalian ALAM ini menunjukkan WUJUD (ada) ALLAH, Ada MUHAMMAD, Adanya DUNIA AKHIRAT.
Justeru firman Allah Ta'ala :
"Aku hancurkan (fanakan) NYAWA sehingga masuk di dalam DZAT, lalu diam TUBUH menjadi HATI, diam HATI menjadi RAHASIA SIRR, diam SIRR menjadi NYAWA, diam NYAWA menjadi (Rohul Qudsi)menjadi ALLAH, diam ALLAH menjadi TUHAN sekalian ALAM (maha suci Allah Ta'ala daripada bersifat makhluk, bicaralah ia dengan pandangan Nur dan mata hati yang dalam dan halus)".
Sebagai mana dalil dalam hadits Qudsi:
"INSAN itu RAHASIAKU dan aku RAHASIANYA"
Itulah hamba Allah yang bernama lelaki dan perempuan, yang memperoleh Rahasia inilah yang bernama Tuhan bukan? Tetapi daripada Tuhan sendiri.
"LAA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL 'ALIYYIL AZHIM".
Oleh itu janganlah berasa SYAK Wahai INSAN.
Yang sebenar-benar INSAN inilah MANUSIA, sebenar-benar MANUSIA itulah (rahasia) ALLAH,sebenar-benar INSAN itulah SIFAT ALLAH, sebenar-benar INSAN itulah ASMA 'ALLAH, melainkan yang MAUJUD hanya ALLAH. DIRI kita inilah INSAN, DIRI kita inilah MANUSIA, melainkan DIRI kita inilah (rahasia) DZAT ALLAH.
PERTAMA : NUQAD (noktah) ALIF
KEDUA : NUQAD RASA
KETIGA : NUQAD MANIKEM
.
ALLAH TA'ALA Menjadikan Pohon NUQAD, Yaitu sekalian NUQAD, dia menjadikan "WADI, MADI, MANI, MANIKEM", Yang mana KeEmpat-Empat tersebut itulah Asal pada kita.
Sementara MANI menjadi Empat, Yaitu ; "MIM HA MIM DAL, ALIF LAM LAM HA",
SATU ALLAH SATU MUHAMMAD (8huruf) itu bersyarikat (berpadu menjadi satu) berkamal menjadi ESA semata-mata.
Sekalian ALAM ini menunjukkan WUJUD (ada) ALLAH, Ada MUHAMMAD, Adanya DUNIA AKHIRAT.
Justeru firman Allah Ta'ala :
"Aku hancurkan (fanakan) NYAWA sehingga masuk di dalam DZAT, lalu diam TUBUH menjadi HATI, diam HATI menjadi RAHASIA SIRR, diam SIRR menjadi NYAWA, diam NYAWA menjadi (Rohul Qudsi)menjadi ALLAH, diam ALLAH menjadi TUHAN sekalian ALAM (maha suci Allah Ta'ala daripada bersifat makhluk, bicaralah ia dengan pandangan Nur dan mata hati yang dalam dan halus)".
Sebagai mana dalil dalam hadits Qudsi:
"INSAN itu RAHASIAKU dan aku RAHASIANYA"
Itulah hamba Allah yang bernama lelaki dan perempuan, yang memperoleh Rahasia inilah yang bernama Tuhan bukan? Tetapi daripada Tuhan sendiri.
"LAA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL 'ALIYYIL AZHIM".
Oleh itu janganlah berasa SYAK Wahai INSAN.
Yang sebenar-benar INSAN inilah MANUSIA, sebenar-benar MANUSIA itulah (rahasia) ALLAH,sebenar-benar INSAN itulah SIFAT ALLAH, sebenar-benar INSAN itulah ASMA 'ALLAH, melainkan yang MAUJUD hanya ALLAH. DIRI kita inilah INSAN, DIRI kita inilah MANUSIA, melainkan DIRI kita inilah (rahasia) DZAT ALLAH.